Beritadesa.co.id, Subang — Ketua Umum DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Ir. Indra Utama, M.Pwk., IPU., menghadiri sekaligus mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Kabupaten Subang masa bakti 2026–2031 di Smart Hill Camp, Ciater, Kabupaten Subang, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa dan pengawasan program prioritas nasional.

Pengukuhan pengurus dilakukan oleh Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., didampingi Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. Indra Utama serta disaksikan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita.

Dalam kesempatan tersebut, Indra Utama menegaskan komitmen ABPEDNAS dalam memperkuat fungsi pengawasan desa agar berbagai program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembangunan nasional.
Program penguatan desa itu juga didukung melalui sistem Jaga Desa yang terintegrasi dengan berbagai program pengawasan seperti Jaga Dapur MBG dan Jaga Indonesia Pintar. Sistem tersebut menjadi wadah pelaporan masyarakat terkait pelaksanaan program pemerintah di tingkat desa.
Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani menyampaikan bahwa ABPEDNAS memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan di desa.
“Anggota ABPEDNAS yang tersebar di seluruh Indonesia merupakan ujung tombak pelaksanaan Asta Cita untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Reda.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia agar desa menjadi pusat pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menilai penguatan ABPEDNAS akan membantu pengawasan dana desa dan program pemerintah agar berjalan lebih optimal.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sambutannya mengajak seluruh elemen desa menjaga lingkungan dan budaya desa. Ia menyoroti pentingnya menjaga ekosistem desa, pengelolaan sampah, serta pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) dalam mendukung program prioritas nasional. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kejaksaan Agung, Kajari Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, kepala OPD, kepala desa, dan tamu undangan lainnya.




















































