
oleh: Ir. H. Indra Utama M.PWK., IPU, Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Bendahara Umum Asosiasi Desa Bersatu dan CEO Journalist Media Network
Sebagai tempat berhimpun anggota Badan Permushawaratan Desa dalam menjalankan Tusinya, DPP ABPEDNAS Indonesia merasa perlu memberikan urun saran dan evaluasi kepada pengelola neveri ini. Termasuk memberikan sejumlah masukan penting kepada Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Rekomendasi ini disampaikan untuk mempercepat implementasi program strategis demi mencapai kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat, khususnya dalam 100 hari pertama pemerintahan.
Dalam rangka mendorong ketahanan pangan dan swasembada, pemerintah harus mengambil langkah cepat untuk mewujudkan swasembada pangan melalui penguatan sektor pertanian dan pengurangan ketergantungan pada impor beras. Rekomendasi utama meliputi pemanfaatan optimal lahan pertanian yang berfokus pada revitalisasi lahan tidur, perluasan lahan di desa dan pesisir, serta penerapan teknologi pertanian modern, dukungan untuk petani lokal dengan memperluas akses petani terhadap subsidi pupuk, benih unggul, dan peralatan pertanian.
Kemudian pembangunan infrastruktur irigasi dengan mempercepat penyelesaian proyek irigasi di desa untuk memastikan pasokan air yang stabil, kebijakan harga yang berpihak pada petani guna melindungi petani dari fluktuasi harga dengan menetapkan harga dasar gabah yang menguntungkan.
Sementara itu, untuk mengatasi kekurangan perumahan harus menjadi prioritas dengan membangun rumah layak huni untuk masyarakat pesisir dan pedesaan, kami mengusulkan kolaborasi dengan sektor swasta dan BUMN untuk mendorong pembangunan rumah yang ramah lingkungan dan tahan bencana melalui kemitraan strategis, menyediakan akses KPR bersubsidi dengan bunga rendah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan melibatkan warga desa dalam pembangunan rumah untuk menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian lokal.
Untuk mensukseskan program gizi gratis untuk anak-anak, pemenuhan kebutuhan pangan harus diarahkan kepada kelompok rentan, terutama anak-anak. Langkah strategis yang direkomendasikan adalah dengan menyediakan sarapan bergizi di sekolah untuk menjamin semua anak, terutama di daerah tertinggal, mendapatkan akses makan bergizi di sekolah. Lalu mengintegrasikan UMKM lokal dalam penyediaan kebutuhan pangan untuk program ini dan meluncurkan kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi.
Dalam konteks Diversifikasi Program Strategis Nasional, pemerintah juga perlu memperluas fokus pada area-area strategis lainnya seperti mendorong desa mandiri energi dengan memanfaatkan sumber daya seperti surya, angin, dan biomassa,mempercepat transformasi digital untuk memperkuat daya saing UMKM dan produk lokal di pasar global, dan mengembangkan keterampilan SDM di desa melalui pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Sebagai mitra strategis pemerintah, ABPEDNAS siap berkontribusi dalam pelaksanaan program-program unggulan. Kami akan memastikan implementasi program strategis berjalan optimal di tingkat desa, mengedukasi dan memberdayakan masyarakat agar lebih aktif dalam mendukung program pembangunan, dan memberikan akses data yang dimiliki ABPEDNAS untuk mendukung perencanaan dan eksekusi program pemerintah.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bangsa yang mandiri, adil, dan makmur. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, visi besar ini dapat diwujudkan. ABPEDNAS berkomitmen mendukung setiap langkah pembangunan, terutama dalam pengembangan desa sebagai fondasi utama kemandirian bangsa.
Desa adalah pondasi utama dalam menuju desa mandiri. Sinergitas pemerintah desa dengan BPD dalam tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntable berdasar pada regulasi, ini yang harus terus di gelorakan hingga benar-benar bisa terwujud desa yang mandiri dan sejahtera.
Semoga rekomendasi ini menjadi pijakan penting bagi Kabinet Merah Putih dalam merealisasikan janji-janji yang dinantikan seluruh rakyat Indonesia






























































