
SEMARANG : Sekitar 8.000 anggota Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah mengikuti Apel Akbar Satlinmas di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/09/2026).
Kegiatan yang digelar menyambut Hari Kesaktian Pancasila tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi ribuan anggota Satlinmas, tetapi juga momentum memperkuat organisasi serta mendorong pemberdayaan ekonomi anggota.
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., yang juga Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Satuan Pelindungan Masyarakat (ASLINMAS) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), mengatakan keberadaan organisasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Ini menjadi momentum konsolidasi besar Satlinmas di Jawa Tengah sekaligus penguatan ASLINMAS sebagai wadah berhimpun, pemberdayaan, dan penguatan peran anggota Satlinmas di tengah masyarakat,” ujar Reda dalam siaran pers yang diterima redaksi Minggu (04/10/2026).
Menurutnya, penguatan organisasi tidak cukup hanya dilakukan melalui penambahan anggota dan pembentukan struktur kepengurusan. Organisasi juga perlu memiliki program yang mampu meningkatkan kapasitas serta kemandirian ekonomi anggotanya.
Perkuat Organisasi hingga Daerah
Apel Akbar tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan kepengurusan DPD dan DPC ASLINMAS serta DPC ABPEDNAS di sejumlah daerah di Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, S.H., M.H., dikukuhkan sebagai Ketua DPD ASLINMAS Jawa Tengah sekaligus Ketua Pembina ABPEDNAS Jawa Tengah. Bersamaan dengan itu, kepengurusan ABPEDNAS di enam kota di Jawa Tengah turut dikukuhkan.
Reda mengapresiasi perkembangan organisasi ASLINMAS dan ABPEDNAS di Jawa Tengah yang dinilai semakin kuat, baik dari sisi struktur maupun jumlah anggota. Ia berharap penguatan organisasi tersebut dapat diikuti dengan program yang semakin konkret di tingkat kabupaten, kota, kecamatan hingga desa dan kelurahan.
“Organisasi jangan hanya besar secara jumlah, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat. Karena itu, program pemberdayaan harus terus dikembangkan,” katanya.
Selain konsolidasi organisasi, ASLINMAS dan ABPEDNAS mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi bagi anggota dan masyarakat. Sejumlah program yang telah berjalan antara lain unit usaha Ayam Petelur Bahagia di Kabupaten Semarang dan Karanganyar, budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok, pengembangan greenhouse, serta berbagai kegiatan produktif lainnya.
Menurut Reda, pengembangan program ekonomi menjadi bagian penting dalam memperkuat keberadaan organisasi di tengah masyarakat. Pemberdayaan tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi anggota.
Salurkan Bantuan dan 21 Bentor
Dalam rangkaian Apel Akbar, ASLINMAS turut menyalurkan bantuan kepada para anggota Satlinmas yang hadir. Bantuan tersebut antara lain berupa beras bahagia, makanan kemasan Gracious Food, serta Kopi Jaga Desa.
DPP ASLINMAS juga menyalurkan bantuan corporate social responsibility (CSR) dari sejumlah mitra, antara lain ANTAM, Pegadaian, Bank Syariah Indonesia (BSI), Koperasi Jaga Desa, Nindya Karya, Hutama Karya, dan Artha Graha Peduli. Pada kesempatan itu, 21 kendaraan roda tiga atau bentor juga disalurkan untuk mendukung kegiatan pemilahan sampah oleh masyarakat.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kegiatan lingkungan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Apel Akbar Satlinmas turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh nasional maupun daerah. Di antaranya Kepala BAPPISUS Aris Marsudiyanto, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Safrizal Z.A., M.Si., Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Maarantoko, serta sejumlah pejabat dari unsur pemerintah, kejaksaan, TNI dan Polri.
Hadir pula sejumlah gubernur, antara lain Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani.
Dari Jawa Tengah, hadir Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, serta para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah.
Dari unsur organisasi hadir Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama, Ketua Umum Srikandi Ella Nurlaela Toebagus, Sekretaris Jenderal ASLINMAS dan ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana, serta jajaran pengurus Koperasi Jaga Desa.
Satlinmas Didorong Semakin Berdaya
Reda menilai keberadaan Satlinmas memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, konsolidasi organisasi perlu dibarengi dengan peningkatan kapasitas dan berbagai kegiatan yang dapat memperkuat peran anggota di lapangan.
Kehadiran 8.000 anggota Satlinmas dalam Apel Akbar tersebut, menurutnya, menunjukkan besarnya potensi kekuatan masyarakat yang dapat terus dikembangkan melalui organisasi.
“Kita ingin Satlinmas semakin solid, semakin berdaya dan keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Reda.
Semangat kebersamaan juga terlihat ketika Sekretaris Jenderal ASLINMAS dan ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana mengajak ribuan peserta meneriakkan yel-yel “Jangan Lupa Bahagia”. Seruan tersebut disambut serentak oleh ribuan anggota Satlinmas hingga menggema di Stadion Pandanaran.
Melalui momentum tersebut, ASLINMAS mendorong Satlinmas untuk terus hadir sebagai bagian dari kekuatan masyarakat di desa dan kelurahan dengan semangat “Patriot Pelindung Masyarakat”.










































































