BeritaDesa.co.id — Pengurus Anak Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (PAC ABPEDNAS) Kecamatan Pangkalan Lada menggelar rapat kerja bersama DPC ABPEDNAS & Bupati Kotawaringin Barat (12/07/25). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengonsolidasikan kekuatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Pangkalan Lada untuk memperkuat pembangunan desa dan penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat desa melalui program unggulan Koperasi Merah Putih.
Acara yang digelar di Pangkalan Lada ini berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, S.H., Wakil Ketua II DPRD Sri Lestari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Pangkalan Lada, Kapolsek, Danramil.
Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh sembilan anggota DPRD dari Dapil 3. Selain itu, hadir pula para Wakil Khusus kepala desa dan anggota BPD se-Kecamatan Pangkalan Lada.
Salah satu poin penting yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah penguatan dan pengembangan Koperasi Merah Putih, yang telah menjangkau seluruh 81 desa di Kabupaten Kotawaringin Barat. Melalui musyawarah desa dan pendampingan aktif dari BPD, koperasi ini hadir sebagai wadah ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal desa, sekaligus menjadi simbol semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi desa.
Dalam sambutannya, Ketua PAC ABPEDNAS Pangkalan Lada, mengatakan bahwa masih terdapat dua kecamatan yang menghadapi tantangan dalam implementasi koperasi, yaitu Kecamatan Arut Utara dan Kotawaringin Lama. Khusus di Arut Utara, kendala utama adalah wilayah blank spot yang membuat koordinasi dan konsolidasi program menjadi sulit.
“Kami terus berupaya mencari solusi agar BPD di dua kecamatan tersebut tetap dapat menjalankan peran optimalnya. Ini menjadi tanggung jawab bersama kami di DPC ABPEDNAS Kotawaringin Barat,” Ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif ABPEDNAS dalam memperkuat sinergi antara Kepala Desa dan BPD. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menghasilkan tata kelola desa yang bersih, aman, dan fokus pada pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rapat kerja ini ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk menjaga komunikasi dan kolaborasi lintas sektor, serta mendukung seluruh program strategis Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat periode 2024–2029. ABPEDNAS menegaskan kesiapan untuk terus menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.






























































