Beritadesa.co.id, Gresik – Tradisi adat masyarakat pedesaan yang sering dikaitkan dengan sedekah bumi adalah sebagai wujud rasa syukur kepada sang pencipta atas keberkahan rezeki.
Sekaligus memohon keselamatan agar desa terhindar dari mara bahaya, kegiatan ini mempererat tali silaturahmi dan melestarikan warisan leluhur melalui gotong royong.
Rangkaian kegiatan sedekah bumi Dusun Bambe, yang digelar di Balai Desa Bambe Kecamatan Driyorejo – Gresik, selama dua hari, yakni Jumat-Sabtu tanggal 30 dan 31 Januari 2026, diantara acaranya; Khotmil qur’an, Istighosah dan Sholawatan, Barikan, pagelaran wayang, hingga Ludruk.
Kegiatan ini selain dihadiri perangkat juga dihadiri Danramil Driyorejo Kapten Inf. Nur Khamim, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bambe HR. Hendry beserta jajaran anggota BPD, Babinsa Bambe Darwanto, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ketua RT dan RW.

Dalam sambutannya Kepala Desa Bambe H. Mudjiono menyampaikan, “Bahwa untuk kegitan sedekah bumi pemasukan bersumber dari pelaku usaha dan Industri masyarakat bambe 2 tahun terakir ini tidak ditarik/gratis berkat rekodoyone (jerih payah) panitia”
“Sedekah bumi adalah mengenang perjuangan nenek moyang kita, seluruh masyarakat Bambe dilancarkan usahanya dimudahkan segala urusan di tahun depan kegiatan seperti ini agar lebih semarak lagi, Inti sedekah bumi nyalametno deso (menyelamatkan desa)” sambung Mudjiono.
Ketua panitia sedekah bumi Eko Saputro, mengungkapkan bahwa dalam barikan tersebut tidak ada tarikan, namun dari masing-masing warga berpartisipasi termasuk dalam penyajian hasil bumi.
Pada kesempatan itu anggota BPD, Sutrisno dan Masriadi turut membagikan Doorprize kepada masyarakat yang cukup banyak disediakan oleh pihak panitia dengan cara diundi.(Red)























































