BeritaDesa.co.id, Gresik – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan merupakan forum tahunan penting untuk menyelaraskan dan memprioritaskan usulan pembangunan dari desa agar sesuai dengan kebutuhan wilayah.
Musrenbang Kecamatan dalam RKPD Tahun 2027 kali ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Ir. Achmad Washil MR, MT. didampingi oleh Kepala Bappeda Eddy Hadisiswoyo SH,MM, Perwakilan dari Dinas PUTR, DCKPKP, DINKES, DPRD Kabupaten Gresik Kamjawiyono, Forkompimcam (Danramil dan Kapolsek) Driyorejo yang juga turut hadir, bertujuan merumuskan program prioritas lintas desa dan mengintegrasikan aspirasi warga untuk perencanaan pembangunan daerah yang tepat sasaran

Bertempat di Aula Kecamatan Driyorejo dengan melibatkan unsur Para Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK Desa, Pendamping Desa, Kepala Puskesmas, Perwakilan Perusahaan dan Partai Politik untuk menghasilkan rencana kerja yang akan diajukan ke tingkat kabupaten, (Selasa, 27/01/2026).
Dalam sambutan pembuka Camat Driyorejo Muhammad Amri S.SiT, M.AP. menyampaikan beberapa Issu kondisi yang ada diantaranya; permasalahan banjir, sampah, rawan kecelakan tertinggi mengakibatkan korban jiwa, dijalan milik propinsi tepatnya di desa Krikilan.
Pada kesempatan yang sama Washil memaparkan tema RKPD Kabupaten Gresik Tahun 2027 selain Mandatory Spending (belanja wajib) adalah penguatan Infra struktur, pelayanan dasar di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Musrenbang kali ini berbeda tidak seperti tahun sebelumnya, usulan program pembangunan tidak diperkenankan lagi menulis nilai rupiah, hanya jenis pembangunannya, lokasi dan ukuran” ujar Washil,
Sementara HR. Hendry dari perwakilan BPD, mengingatkan kembali usulan pada musrenbang tahun sebelumnya sampai saat ini belum terealisasi dan diharapkan tahun 2026 ini dapat segera terwujud.
“Sekedar reminder (mengingatkan) peninggian akses jalan dan jembatan yang menghubungkan dari Desa Bambe – Desa Mulung dan Desa Petiken sepanjang 160 meter lebar 7 meter, dengan ketinggian 1 meter, dimana saat musim penghujan terjadi banjir, sampai saat ini belum teralisasi” (Selasa, 27/01/2026).
“Ini ke tiga kalinya saya mengingatkan kembali pada forum musrenbang seperti ini, berharap ditahun ini menjadi skala prioritas sehubungan pembangunan TPS3R Desa Bambe akan merampungkan pembangunannya pada semester pertama tahun 2026” sambung HR. Hendry Ia juga Ketua BPD Nasional Kabupaten Gresik.
Selain itu Kepala Desa Cangkir Karnomo, ST.SH. juga meminta untuk memperhatikan permohonan sudetan saluran buatan menuju ke kali Avur yang bertujuan untuk mengatasi banjir diwilayah desanya. (Red-H)























































