BeritaDesa.co — Dalam momentum peringatan Hari Desa 2025, Ketua Umum DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Indra Utama, memberikan orasi penuh semangat di Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Orasi ini menegaskan pentingnya peran desa dalam mencapai visi besar bangsa.
Indra Utama memuji Desa Ponggok sebagai inspirasi nasional dengan keberhasilan Umbul Ponggok yang telah mengangkat potensi alam menjadi kekuatan ekonomi memberdayakan masyarakat. Desa Ponggok dipilih sebagai lokasi acara karena keberhasilannya menjadi simbol transformasi ekonomi berbasis sumber daya lokal.
“Mari kita jadikan Desa Ponggok sebagai teladan bagi seluruh desa di Indonesia, bahwa setiap desa memiliki potensi untuk menjadi desa mandiri, maju, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Dalam pidatonya, Indra Utama menegaskan bahwa desa-desa Indonesia adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045, masa depan yang sejahtera, adil, dan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.
“Desa adalah rumah bagi 43% penduduk Indonesia. Oleh karena itu, pendidikan berkualitas, layanan kesehatan memadai, infrastruktur modern, dan ekonomi yang inklusif harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Indra Utama juga menyoroti pentingnya digitalisasi desa di era teknologi. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas akses pasar.
“Kita harus memastikan desa-desa mampu memanfaatkan teknologi untuk memperkuat tata kelola dan menciptakan peluang ekonomi baru,” tambahnya.
Pentingnya kolaborasi juga menjadi pesan utama dalam orasi ini. Ia mengajak pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat untuk bersinergi dalam membangun desa dengan menjunjung tinggi transparansi dan berorientasi pada hasil nyata.
Indra Utama juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Ponggok yang telah menjadi tuan rumah acara dengan penuh semangat gotong royong.
“Hari Desa bukan sekadar seremoni, tetapi panggilan untuk bertindak. Bersama-sama, mari kita bangun desa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045!“ tutupnya dengan optimisme.
Peringatan ini menjadi pengingat akan pentingnya desa sebagai pilar utama dalam membangun masa depan bangsa yang lebih cerah.






























































