BeritaDesa.co.id — Semangat anak muda kini semakin terdengar hingga pelosok desa. Maulidan Isbar, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) dan Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS, dianugerahi penghargaan bergengsi sebagai Tokoh Muda Penggerak Ekonomi Desa melalui Pengembangan Wirausaha Muda, dalam puncak perhelatan Indonesia Property & Bank Award XIX dan ABPEDNAS Award IV bertempat di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.
Penghargaan bergengsi ini diberikan langsung oleh Ketua Dewan Juri, Prof. Dr. Roy Sembel, yang menyoroti peran luar biasa Maulidan Isbar dalam menggerakkan potensi desa.
“Sebagai anak muda, tidak banyak yang sungguh-sungguh memikirkan dan menggerakkan potensi desa. Maulidan adalah pengecualian yang menjadi inspirasi,” ujar Roy Sembel.
Pada kesempatan yang sama, Indra Utama, CEO Journalist Media Network sekaligus Ketua Umum DPP ABPEDNAS, menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan pentingnya visi besar yang diusung Maulidan Isbar dalam membangun ekonomi desa.
“Desa penuh peluang. Anak-anak muda seperti Maulidan menunjukkan bahwa desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Kita harus dorong terus agar anak-anak muda tidak perlu ke kota untuk mencari pekerjaan, tapi membangun usaha di kampung sendiri.”
Sementara itu, Maulidan mengajak generasi muda desa untuk bangkit, berkarya, dan berani mengambil peran dalam membangun daerahnya sendiri. Ia menegaskan bahwa desa bukan tempat tertinggal, melainkan ladang subur untuk tumbuhnya inovasi dan kemandirian ekonomi.
Sosok inspiratif yang kini menahkodai Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI), membawa semangat baru dalam pemberdayaan ekonomi desa berbasis wirausaha.
Sebagai Ketua Umum, Maulidan mengusung tiga misi utama yang menjadi pilar gerakan Legalitas Usaha Desa, aktif mendampingi pelaku usaha desa untuk memperoleh legalitas formal seperti NIB dan izin usaha, agar mereka bisa mengakses pasar, perbankan, dan program pemerintah secara optimal.
Kedua, Transformasi Digital. Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Organisasi ini menggandeng mitra strategis untuk mendukung digitalisasi usaha desa, mulai dari pemasaran online hingga pelatihan manajemen digital.
Dan ketiga, Penguatan Jiwa Wirausaha. Melalui pelatihan dan pendampingan, APUDSI mendorong anak-anak muda desa untuk berani memulai usaha sendiri, menjadi pengusaha yang mandiri dan berdampak sosial.
Mengapa Maulidan Isbar Layak Diapresiasi?
Salah satunya adalah pemberdayaan wirausaha desa. Melalui APUDSI, Maulidan mendorong legalitas usaha, digitalisasi desa, dan penguatan jiwa entrepreneur di genggaman kaum muda pedesaan. Sinergi dengan program nasional: Ia konsisten mendukung inisiatif pemerintah, termasuk PPN DTP, kemudahan BPHTB, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, dan program ketahanan pangan.
Langkah Maulidan dan APUDSI mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Dalam beberapa kesempatan, Kementerian Desa dan instansi terkait menyampaikan apresiasi atas kiprah APUDSI yang dinilai mampu menjadi mitra strategis dalam membangun ekonomi desa yang berkelanjutan.
Perjalanan Maulidan adalah bukti nyata bahwa desa bukan batas, melainkan titik awal untuk menciptakan perubahan. Di tengah arus urbanisasi dan tantangan digital, Maulidan hadir membawa pesan harapan bahwa potensi desa bisa tumbuh besar jika dikelola dengan visi, kolaborasi, dan semangat muda.






























































