Tuban, BeritaDesa.co.id – Standarisasi pelayanan diagnosis penyakit di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban – Jawa Timur, mendapat sorotan warga.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga Kecamatan Tambakboyo yang berinisial MS kepada media terkait pelayanan dan hasil diagnosis penyakit yang tidak sesuai, serta terkesan menyepelekan. Jum’at (26/09/2025)
“Kejadian ini sudah dua kali saya alami saat mengantarkan pasien yang kebetulan keluarga saya sendiri, seminggu yang lalu Jum’at (19/09/25) saat keponakan menjalani rawat inap, empat hari opname baru keluar diagnosisnya yang menyatakan bahwa kondisi pasien baik-baik saja dan hanya tipes biasa, namun faktanya kondisi pasien semakin memburuk, akhirnya pihak keluarga pun memutuskan membawa pasien ke rumah sakit di Tuban”, tuturnya.
Tak cukup sampai disitu, pihak keluarga pun sempat bingung saat mengurus administrasi pasien, petugas medis mengatakan jika pasien terkena DB (Demam Berdarah).
“Saya sempat bingung sebelumnya dokter mengatakan bahwa pasien terkena penyakit tipes biasa, sementara pasien tidak mendapatkan perawatan secara intensif sebagaimana layaknya” ujar MS.
Saat dikonfirmasi oleh media, Ibu dari pasien mengungkapkan kekecewaannya atas lambannya penanganan petugas tim medis puskesmas, ia berharap apa yang sudah dialami pihaknya jangan sampai menimpa pada orang lain.
“Terus terang saya kecewa dan bingung harus bagaimana, lalu memutuskan untuk pindah kerumah sakit, saya berharap kejadian ini tidak menimpa orang lain”, tuturnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tambakboyo, dr. Triani yang sengaja mengelak waktu dimintai keterangan melalui telepon, menyampaikan bahwa petugas sudah melaksanakan sesuai SOP, dia juga mengirimkan foto telah mendatangi keluarga pasien untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
“Pelayanan yang di berikan oleh Petugas sudah sesuai SOP”, terangnya.
Sampai saat ini, peristiwa di Puskesmas Tambakboyo belum mendapatkan penjelasan resmi dari kepala Dinas Kesehatan kabupaten Tuban, warga berharap agar kejadian tersebut tidak terulang kembali dan kepada petugas medis di puskesmas Tambakboyo agar menjalankan fungsinya serta meningkatkan pelayanan dan penanganan terhadap pasien. (*Red)

























































