BeritaDesa.co.id. Gresik – Lompatan besar yang dilakukan oleh Rektor Universitas Gresik (Unigres), Dr. Rian Pramana Suwanda, S.STP., M.HP., CHRMP. Kebijakan salah satu rektor termuda yang menyerahkan seluruh gajinya untuk mendanai riset, inovasi dan pengembangan kompetensi dosen serta tendik adalah langkah yang langka, berani, dan sangat positif.
Komitmen itu disampaikan Rian dalam penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik di Gresmall, Kamis, 13 Agustus 2026

Menanggapi hal ini salah satu jajaran Dewan Pakar DPC Abpednas Kabupaten Gresik Prof. Dr. I Made Arsana, S.Pd., M.T. mengatakan. “Tentu saja, kebijakan ini membuktikan bahwa sang rektor tidak hanya memimpin dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata demi membawa Universitas Gresik menuju era transformasi dalam berbagai aspek” (Sabtu, 15/08/2026)
“Hal ini akan berdampak dapat meningkatkan rasa hormat dan kepercayaan dari seluruh civitas akademika kepada pemimpin baru mereka. disisi lain aksi sang rektor merupakan solusi nyata dari masalah klasik kampus yaitu terbatasnya dana untuk mendukung riset, inovasi dan publikasi’ sambung Prof, Made salah satu tokoh akademisi dan guru besar dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
Selain itu aspek jangka panjang program sang rektor akan memberikan efek domino ke depan berupa uang gaji yang diserahkan akan kembali dalam bentuk prestasi, reputasi kampus yang meroket.
Diketahui DPC Abpednas Gresik saat ini merangkul para akademisi senior lintas kampus untuk masuk ke dalam struktur kepengurusan periode 2026 – 2032
Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa Abpednas Gresik yang beranggotakan anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) tidak berjalan sendirian.bersama para mitra strategis pemerintah daerah, pakar hukum, civitas akademika, praktisi industri, dari pembinaan mereka semua siap menjalankan program kerja sekaligus penyelenggaraam tata kelola pemerintahan desa dikabupaten Gresik menjadi, Transparan, Akuntabel dan Partisipatif.
Pada kesempatan yang sama Ketua BPD Nasional Kabupaten Gresik, HR. Hendry memberikan apresiasi tertinggi, “Bentuk langkah nyata ini bisa dilihat dari berbagai dimensi, dari aspek kepemimpinan kebijakan ini menunjukkan bahwa sang rektor patut menjadi panutan dan sekaligus berupaya membangun kepercayaan sebagai langkah awal dalam memulai kepemimpinan” (Red)































































