BeritaDesa.co.id, Gresik – Pertemuan Tim Perumda PDAM Giri Tirta bersama pelanggan warga Perumahan Bukit Bambe melakukan pembahasan mencari jalan keluar terkait permasalahan air PDAM sampai saat ini belum dapat terpenuhi mengalir nonstop 24 Jam, selama 29 tahun sejak pertama dibangunnya perumahan pada tahun 1997.
Dari Perumda PDAM Giri Tirta hadir: Kabag Pelayanan Khoiron, Kepala Cabang PDAM Driyorejo Abdullah Adzim, Kasubag teknik Choirul dan tim teknis bersama para ketua RT-021-026, ketua RW serta tokoh masyarakat, berlokasi di Balai RW 06 Desa Bambe Driyorejo Gresik, (Rabu malam, 04/03/2026)
Sebelum bertambah pemukim baru, fakta yang terjadi dilapangan sampai saat ini belum adanya realisasi air PDAM mengalir nonstop 24 jam dengan debit yang ideal, warga selaku pelanggan hanya memperoleh aliran air 8 jam setiap dua hari sekali, yang berarti tidak merata-nya supply air bersih dan berkualitas kepada warga pemukim perumahan.
Mengacu regulasi aturan perundangan No. 17 Tahun 2019 Tentang Sumber Daya Air:
Pasal 6
Negara menjamin hak rakyat atas air guna memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari-hari bagi kehidupan yang sehat dan bersih dengan jumlah yang cukup, kualitas yang baik, aman, terjaga keberlangsungannya dan terjangkau.
Pasal 8
Hak rakyat atas air yang dijamin pemenuhannya oleh negara sebagaiman yang dimaksud dalam pasal 6 merupakan kebutuhan pokok sehari-hari
Pada pertemuan itu pihak Perumda Giri Tirta Gresik mengakui adanya keterbatasan tenaga teknis dilapangan yang berjumlah 7 personil dan pelanggannya tidak hanya warga perumahan Bukit Bambe yang saat mencapai 1817 pelanggan, serta terindikasi watermeter yang dilepas sejumlah 468 pelanggan
Untuk mengatasi pendistribusian air secara merata HR. Hendry salah satu tokoh masyarakat manyampaikan Perumda Giri Tirta Gresik harus berani mengubah pola kerja yang selama ini menggunakan sistem buka/tutup valve jaringan ketika terjadi complain pengaduan dari pelanggan/masyarakat :
2 (Dua) usulan sebagai solusi jalan keluar kepada pihak PDAM Gresik diantaranya;
1. Memasang Boster Pump untuk mendorong supply dari titik lokasi jembatan Raya Bambe
2. Melakukan Kerjasama Pasok Air dari PDAM Surabaya
“Tentunya ada benefit lain yang diperoleh PDAM Gresik, selain terpenuhi pasok air pada pelanggan di Perumahan Bukit Bambe, kelebihan pasok air dapat dialihkan pada pelanggan lain diluar Desa Bambe” terang HR. Hendry
“Usulan ini akan dilakukan pada saat pelaksanaan teknis sampai pada 3 bulan kedepan” Jawab Choiron
Pada penghujung pertemuan beberapa ketentuan dan tahapan dari Perumda Giri Tirta Gresik serta perwakilan warga juga selaku pelanggan yang hadir saat itu bersedia mengikuti namun dengan persyaratan air PDAM dapat mengalir nonstop 24 Jam, berikut ini :
Tahapan yang akan dilakukan PDAM Giri Tirta Gresik:
1. Normalisasi pendistribusian air pelanggan wilayah Perumahan Bukit Bambe.
2. Pergantian dan perbaikan jaringan PDAM ke seluruh pelanggan.
3. Pembebasan biaya pemasangan dan pergantian watermeter kepada pelanggan.
4. Penetapan tarif biaya bagi pelanggan yang tidak terpasang watermeter maksimal 22 meter kubik/bulan senilai Rp. 73.600 (Tujuh puluh tiga ribu enam ratus rupiah).
5. Jika terdapat kerusakan instalasi jaringan sambungan rumah akan ditanggung pelanggan dengan biaya Rp. 300.000 (Tiga ratus ribu rupiah)
6. Penetapan tarif rumah tak berpenghuni sebesar Rp. 20.500 (Dua puluh ribu lima ratus rupiah)/bulan. (Red)






















































