
oleh: Ir. H. Indra Utama M.PWK., IPU, Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Bendahara Umum Asosiasi Desa Bersatu dan CEO Journalist Media Network
Pemerintah Presiden Prabowo-Gibran melalui Kementerian PKP, terus mendorong percepatan program dengan target besar pembangunan 3 juta rumah di seluruh Indonesia. Dalam rencana tersebut, sebanyak 1 juta unit ditujukan untuk kawasan pesisir dan 1 juta unit lainnya untuk kawasan pedesaan, guna mengurangi backlog perumahan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Agar program ini tepat sasaran dan berjalan efektif, kami mendorong Menteri PKP untuk melibatkan secara aktif seluruh stakeholder desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga organisasi desa tingkat nasional seperti APDESI, AKSI, ABPEDNAS, DPP dan DPN PPDI, Kompakdesi, Parade Nusantara, PABPDSI yang tergabung dalam Asosiasi Desa Bersatu.
Pelibatan unsur desa sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan akan sangat membantu dalam memastikan program ini menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Pemerintah desa adalah pihak yang paling memahami kondisi warganya, termasuk ketersediaan lahan, status sosial ekonomi keluarga, serta kebutuhan mendesak akan hunian yang layak.
Selain pelibatan stakeholder desa, kami juga mendorong agar Kementerian PKP memaksimalkan peran kontraktor lokal berskala UMKM yang ada di desa-desa. Pembangunan rumah di pedesaan dan pesisir akan lebih berdampak jika dikerjakan oleh pelaku usaha konstruksi lokal yang menggunakan tenaga kerja dari desa setempat.
Langkah ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menumbuhkan ekonomi lokal, dan menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap program ini. Pemerintah dapat menyiapkan skema pembinaan teknis dan manajerial agar para kontraktor UMKM desa dapat memenuhi standar pelaksanaan proyek pemerintah secara profesional.
Kami percaya bahwa kunci keberhasilan program ini adalah sinergi antarpihak. Pemerintah pusat dan daerah harus berjalan beriringan dengan pemerintah desa, organisasi desa, serta masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.
Dengan melibatkan desa secara menyeluruh dan memberdayakan kontraktor lokal, program sejuta rumah di pesisir dan pedesaan tidak hanya akan memenuhi target angka, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi dan sosial masyarakat desa secara berkelanjutan.
Sudah saatnya desa bukan hanya menjadi lokasi pembangunan, tetapi juga harus menjadi pelaku utama dan kekuatan dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkeadilan dan inklusif.
























































