Gresik, BeritaDesa.co.id – Memperingati kelahiran Nabi MUHAMMAD SAW jatuh pada tiap tanggal 12 Rabiul awal merupakan amalan yang mulia, acara tahunan umat islam untuk merayakan maulidurasul, bertujuan untuk mengenang, mengapresiasi dan mentauladaninya
Melalui ini semua dapat memperkuat iman ketaqwaan seseorang dengan mempelajari sejarah perjuangan islam serta mengingatkan kita untuk senantiasa bersholawat kepada baginda nabi yang memiliki efek kedasyatan luar biasa dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini digelar secara beruntun hampir setiap akhir pekan baik yang berada diblok-blok juga dari majelis-majelis dzikir dan jama’ah masjid selama bulan Rabiul awal 1447 H/ 2025, di Perumahan Bukit Bambe Driyorejo Gresik.
Pada akhir pekan bulan September 2025 kali ini, secara bergilir majelis dzikir wa ta’lim Miftahul Khoir yang di asuh oleh Ustad Ali Qomar dengan mendatangkan KH. Muhammad Amrullah Dai dari Polda Jawa Timur dihadiri pula Ketua MWCNU Driyorejo KH. Imam Ashadi, serta beberapa tokoh agama. Jum’at (26/09/2025)
Dilanjutkan dengan peringatan maulid di Masjid Jami’ Al-Ikhlas dengan pembicara KH. Rois Abda Robbik dari Surabaya yang banyak dihadiri Majelis Al Istiqomah dan tokoh masyarakat setempat, Sabtu (27/09/2025)
Sebagai Gong penutup kegiatan di akhir bulan MCU (Majelis Cinta Ulama) salah satu majelis dzikir Burdah dan Ratibul Hadad pimpinan Didik Cahyono ia juga menyelipkan pesan dalam sambutannya “Ojok Leren Dadi Wong Apik” (Jangan berhenti jadi orang baik)
MCU menempatkan sebuah tema yang memiliki makna harfiah mendalam“Merajut cinta dalam cahaya Rasulullah, bertabur syafaat, rahmat dan barokah” menghadirkan Habib Ali bin Agil dan KH. Hakim Lukman Al Ishaqy Wakil Rois Suriyah PCNU Surabaya yang juga Pengasuh PP. Raudhotul Muta’alimin Jatipurwo Surabaya, KH. Ainul Yaqin dari Pasuruan. Minggu, (28/09/2025).
Selain khataman qur’an pada pagi hari dan bacaan qosidah Burdah, tradisi “Brayakan” pun menjadi selingan pada rangkaian acara sebelumnya yang merupakan bentuk syukur dan kebersamaan dalam memperingati kelahiran Nabi MUHAMMAD SAW dan menjadikan momen berbagi kebutuhan rumah tangga sebagai simbol kepedulian sosial.
Ratusan souvenir rumah tangga digantung di atas kepala jama’ah yang diperebutkan merubah keadaan menjadi ajang yang lebih seru, teriakan kecil, tawa lepas dan sorak-sorai membuat suasana semakin ramai meriah dan penuh kebersamaan.

Pada kesempatan itu Drs. Win Kusbiyanto yang mewakili sambutan panitia MCU menyampaikan permohonan maaf bilamana ada kekurangan sambutan, hidangan dan tempat serta ucapan terimakasih kepada seluruh donatur dan jajaran panitia sehingga terseleggaranya acara ini.
Win juga menambahkan, MCU yang selama ini berkegiatan tepatnya di-wilayah RT.023 Perumahan Bukit Bambe Driyorejo, dikenal sebagai “Puser Bumi Sholawat” dapat menjadi ruang untuk berkhidmat bagi seluruh warga.
Sementara HR. Hendry Ketua Tanfidziyah NU Bukit Bambe, menyatakan, “Beruntunnya kegiatan peringatan maulid seperti ini selain memperkuat aqidah ahlusunnah wal jama’ah, juga dapat menghadang paham radikalisme, liberalisme serta membentengi tersebarnya aliran/gerakan dari organisasi terlarang oleh pemerintah kita yang dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI” (Red)






























































