Intinya…
-
Pemerintah berkomitmen mempercepat swasembada pangan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat, serta menyiapkan kebijakan strategis seperti stabilisasi harga gabah dan peningkatan produksi komoditas pangan utama.
-
Kementerian Desa mengalokasikan Rp16 triliun dari Dana Desa untuk ketahanan pangan, sebagai langkah konkret dalam mendukung target swasembada pangan yang diharapkan bisa segera terwujud melalui kolaborasi dan kerja sama semua pihak.
Follow Instagram BeritaDesa.co untuk mendapatkan informasi terbaru!
_____________________________________________
BeritaDesa.co.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto optimistis swasembada pangan dapat segera terwujud. Keyakinan ini disampaikannya saat mendampingi Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan dalam acara #DemiIndonesia Mandiri Pangan 2025 di Desa Pangkur, Ngawi, Jawa Timur, Senin (3/3/2025).
Sebagai informasi, acara #DemiIndonesia Mandiri Pangan ini merupakan hasil kolaborasi detikcom, Kementerian Koordinator Pangan, Bupati Ngawi, para petani, dan Bulog.
Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Hadi, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Anggota DPR RI Verrel Bramasta.
Kegiatan diawali dengan tradisi methel, yaitu panen perdana sebagai bentuk rasa syukur sebelum panen raya. Mendes Yandri dan Menko Pangan juga secara simbolis mengikuti panen raya dengan mengenakan caping.
Baca Juga: Mendes Yandri Susanto Dorong Kepala Daerah Kembangkan Potensi Ekonomi Desa
Selain itu, Menko Pangan menyaksikan transaksi pembelian gabah langsung dari petani setempat seharga Rp6.500 per kilogram, sebagai langkah untuk mendukung kesejahteraan petani dan stabilisasi harga gabah.
Menko Pangan menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan swasembada pangan, mengingat pentingnya sektor ini yang mencakup komoditas utama seperti padi, jagung, ayam, telur, susu, dan daging.
Ia menekankan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak bisa dicapai oleh pemerintah pusat saja, tetapi harus melibatkan pemerintah daerah, aparat, hingga masyarakat.
“Hari ini karbohidrat, padi, dan jagung. Tidak mungkin pemerintah pusat sendirian, tapi harus kerja sama. Presiden komandannya, menteri, gubernur, bupati, TNI, Polri, semua pihak termasuk media. Hari ini sebagai contoh kalau bisa kerja sama erat, tidak menunggu lama, tahun depan bisa,” kata Menko Pangan.
Sementara itu, Mendes Yandri dalam kesempatan itu menegaskan kesiapan untuk mensukseskan Swasembada Pangan. “Kementerian Desa siap sukses Swasembada Pangan,” kata Mendes Yandri.
Mendes Yandri mengatakan untuk mensukseskan Swasembada Pangan, telah disiapkan sekurang-kurangnya Rp16 Triliun yang bersumber dari Dana Desa untuk Ketahanan Pangan.
Acara #DemiIndonesia Mandiri Pangan ini merupakan hasil kolaborasi detikcom, Kementerian Koordinator Pangan, Bupati Ngawi, para petani, dan Bulog.






























































