BeritaDesa.co.id, Bogor — Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Bogor resmi memiliki nakhoda baru. Tokoh muda kharismatik sekaligus Bupati Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, dikukuhkan sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Bogor bersama jajaran pengurus periode 2025–2030.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI, yang juga Ketua Pengawas DPP ABPEDNAS Indonesia, Prof. Reda Manthovani, dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, Kajari, Danlanud, Pengadilan Tinggi, Kapolres, organisasi Kepala Desa, Anggota BPD se-Kabupaten Bogor, serta jajaran organisasi desa lainnya.
Pelantikan oleh Jamintel Kejaksaan RI
Dalam sambutannya, Prof. Reda Manthovani menegaskan bahwa BPD merupakan “parlemen desa” yang memiliki peran strategis dalam tata kelola pemerintahan desa dan pencegahan potensi penyimpangan.

“ABPEDNAS harus menjadi motor pengawasan partisipatif, edukatif, dan solutif. Saya berharap DPC ABPEDNAS Bogor di bawah kepemimpinan Pak Rudy akan menjadi contoh nasional dalam memperkuat akuntabilitas desa, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta meningkatkan kapasitas aparatur desa,” ujar Prof. Reda.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi BPD dengan kepala desa tanpa menghilangkan fungsi kontrol yang melekat sesuai amanat undang-undang.
Statement Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Indra Utama
Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Indra Utama, memberikan apresiasi tinggi atas kesediaan Rudy Susmanto memimpin organisasi BPD di tingkat kabupaten.

“Kabupaten Bogor adalah daerah besar dengan ratusan desa yang terdekat dengan Jakarta selain Bekasi dan Tangerang. Dibutuhkan figur yang memiliki rekam jejak kuat, integritas, dan kemampuan manajerial untuk memajukan Bogor. Bersama Abpednas, saya yakin Pak Rudy mampu menjadi lokomotif perubahan, penguatan kapasitas BPD, serta mendorong tata kelola desa yang transparan, modern, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tegas Indra.
Ia juga menambahkan bahwa DPP akan mendukung penuh berbagai program pelatihan, sertifikasi, peningkatan kapasitas, hingga edukasi hukum bagi seluruh BPD di Kabupaten Bogor.
Komitmen Rudy Susmanto sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Bogor
Usai dilantik, Rudy Susmanto menyampaikan komitmen untuk menjadikan ABPEDNAS Bogor sebagai pusat pembelajaran, advokasi, dan sinergi pembangunan desa serta peningkatan kesejahteraan Anggota BPD.
“Bogor memiliki potensi luar biasa di sektor desa yang jadi penyangga Jakarta. ABPEDNAS Bogor akan fokus pada peningkatan kapasitas BPD, penguatan transparansi, dan mendorong pembangunan desa yang berkualitas serta selaras dengan arah kebijakan kabupaten,” ujar Rudy.
Sebagai Bupati Bogor, Rudy menegaskan bahwa ABPEDNAS akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan desa tepat sasaran dan bebas dari persoalan hukum.
“Kami siap bekerja sama dengan semua pihak, termasuk KPK, Kejaksaan, Kemendagri, dan para pendamping desa, untuk mewujudkan desa-desa yang maju, mandiri, dan akuntabel,” tambahnya.
DPC ABPEDNAS Bogor Siap Bergerak
Dengan dilantiknya jajaran pengurus baru, DPC ABPEDNAS Bogor berkomitmen:
- Meningkatkan kompetensi BPD melalui pelatihan dan sertifikasi, khususnya pengelola Koperasi Desa Merah Putih dan mendukung program strategis nasional lainnya di tingkat kabupaten Bogor.
- Menguatkan sinergi BPD, Kepala Desa, dan Pemerintah Daerah. Mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa dalam program Jaga Desa.
- Menjadi wadah aspirasi, kesejahteraan serta perlindungan bagi BPD. Menggerakkan program “Desa Taat Regulasi dan Bebas Penyimpangan”
Pelantikan ini menandai era baru bagi gerakan penguatan BPD di Kabupaten Bogor yang diharapkan semakin profesional, modern, dan berdaya bermartabat.

























































