BeritaDesa.co.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke Perumahan Subsidi Citra Mulia Megah (CMM) di Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (01/11/2025). Dalam kunjungannya, Menteri Maruarar memberikan apresiasi tinggi terhadap pengembangan proyek hunian subsidi tersebut dengan nilai 8 dari skala 10. Penilaian ini mencerminkan kualitas keseluruhan yang memuaskan di semua aspek, mulai dari infrastruktur hingga keberlanjutan lingkungan.

Kunjungan Menteri Maruarar bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program perumahan subsidi pemerintah di tengah tantangan pasokan hunian terjangkau, khususnya di kawasan industri seperti Karawang yang menarik banyak pekerja migran. Didampingi oleh tim ahli Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta pejabat daerah setempat, beliau meninjau langsung fasilitas inti Perumahan Subsidi Citra Mulia Megah (CMM), termasuk tata ruang hunian, akses jalan, dan fasilitas pendukung seperti ruang terbuka hijau serta sistem drainase yang ramah lingkungan.
Perumahan Subsidi Citra Mulia Megah (CMM), yang dikembangkan oleh BKM Land sebagai bagian dari inisiatif pemerintah untuk menyediakan 1 juta unit rumah subsidi hingga 2026, telah berhasil menarik minat ribuan calon pembeli sejak peluncurannya tahun lalu. Proyek ini menawarkan unit rumah tapak dengan harga terjangkau Rp166 juta per unit, lengkap dengan fasilitas dasar seperti sertifikat hak milik (SHM), listrik 1300 watt, struktur double dinding, air bersih, dan koneksi internet fiber optic. Yang menonjol, kualitas bangunan CMM mengadopsi desain modern ala Scandinavia yang minimalis dan fungsional, dilengkapi pintu baja Fortress untuk keamanan ekstra, sehingga mirip dengan rumah komersial. Ditambah lokasi strategis hanya 10 menit dari Pintu Tol Karawang Timur, 5 menit dari Stasiun dan Terminal Klari, serta dekat kawasan industri seperti Suryacipta ,KIM dan KIIC.
Menanggapi apresiasi dari Menteri Maruarar, Direktur Utama BKM Land, Deddy Indrasetiawan, mengumumkan rencana ekspansi ambisius. “Kami akan memperluas lahan Perumahan Subsidi Citra Mulia Megah (CMM) hingga 100 hektar dalam dua tahun ke depan. Ini termasuk penambahan 5.000 unit hunian baru, pusat komersial mini, dan area rekreasi terintegrasi. Ekspansi ini ditargetkan selesai tahap pertama pada akhir 2026,” kata Deddy. Ekspansi tersebut diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal hingga 2.000 orang dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kawasan, mengingat sudah ada 2.000 unit rumah yang telah diserahkan hingga kini.
Komisaris BKM Land, Bambang Subagio, menyambut baik kunjungan Menteri Maruarar Sirait dan menyatakan harapannya yang besar. “Kunjungan Menteri Maruarar Sirait hari ini sungguh mengharukan bagi kami. Apresiasi dengan nilai 8 dari beliau atas semua aspek pengembangan CMM membuktikan bahwa komitmen kami dalam menyediakan hunian berkualitas terjangkau telah tepat sasaran. Kami sangat mengharapkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah untuk mewujudkan ekspansi hingga 100 hektar, sehingga CMM dapat menjadi kawasan mandiri yang mendukung pekerja industri di Karawang,” ujar Bambang Subagio.
Kunjungan Menteri Maruarar berakhir dengan dialog terbuka bersama warga Perumahan Subsidi Citra Mulia Megah (CMM), di mana beliau menekankan pentingnya pemeliharaan pasca-penyerahan. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berjanji untuk terus mendukung proyek serupa guna mengatasi backlog perumahan nasional yang mencapai 9,9 juta unit. Perumahan Subsidi Citra Mulia Megah (CMM) kini menjadi BENCHMARK baru bagi program hunian rakyat di Karawang, membuka peluang bagi masyarakat berpenghasilan rendah—terutama pekerja industri—untuk memiliki rumah impian tanpa mengorbankan kenyamanan.






























































