BeritaDesa.co.id – Suasana meriah menyelimuti kawasan wisata Kampung Turis, Kabupaten Pangandaran, ketika ribuan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 18 kabupaten dan 1 kota di Jawa Barat berkumpul dalam Silaturahmi Akbar BPD se-Jawa Barat.
Acara yang digelar oleh Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Provinsi Jawa Barat ini mengusung tema “Optimalisasi Peran dan Fungsi BPD dalam Mewujudkan Desa Mandiri, Menuju Jabar Istimewa.”
Ajang Strategis Perkuat Peran BPD
Tak sekadar menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi BPD sebagai mitra pemerintahan desa. Para peserta berkesempatan bertukar pikiran, berbagi informasi, hingga merumuskan langkah bersama dalam mendorong kemandirian desa.
Rangkaian acara juga diisi dengan workshop peningkatan kapasitas kelembagaan menghadirkan narasumber kredibel. Sementara hiburan musik, door prize, hingga sesi kebersamaan menambah semarak jalannya acara.
Momen penting dalam kegiatan ini adalah penyerahan piagam penghargaan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Drs. Mochamad Ade Afriandi, M.T., kepada Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten/Kota. Penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi pemerintah atas dedikasi dan kerja keras pengurus daerah dalam memperkuat peran BPD.
“Workshop ini membuka kesempatan menyampaikan isu strategis sekaligus kebijakan terbaru. Selain itu, kami juga menerima masukan berharga dari pengurus BPD. Pertemuan ini mempertemukan Abpednas dengan Apdesi, sehingga sinergi membangun desa makin kuat,” ujar Ade Afriandi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya musyawarah desa. Menurutnya, forum musyawarah telah melahirkan rencana pembangunan, pengelolaan anggaran, hingga berbagai produk kebijakan. Karena itu, ia menilai BPD memainkan peran vital sebagai mitra pemerintah desa.
Menyatukan Visi Menuju Jabar Istimewa
Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Barat, Firman Lesmana, menegaskan bahwa silaturahmi akbar ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wadah penyatuan visi dan misi BPD se-Jawa Barat.
“Kebersamaan adalah kunci untuk memperkuat peran desa. Dari Pangandaran, kita lahirkan energi baru untuk membangun desa mandiri menuju Jawa Barat Istimewa,” ujarnya penuh semangat.
Ia menambahkan, BPD, Apdesi, dan pemerintah desa harus menjaga sinergi. Selanjutnya, kolaborasi itu akan memperkuat fondasi pembangunan desa. Dengan demikian, komitmen bersama akan membawa Jawa Barat semakin dekat dengan visi Jabar Istimewa.
Sejumlah perwakilan BPD menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ketua BPD Marga Asih, Kabupaten Bandung, Haji Komaruddin, menilai acara tersebut sebagai bukti eksistensi APDNAS yang semakin solid dan berkontribusi nyata bagi pembangunan desa.
Sementara itu, Robiansyah Pratama, Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Purwakarta menyebut silaturahmi akbar ini sebagai sarana representatif untuk mempererat hubungan emosional sekaligus menguatkan solidaritas antaranggota.
Pemilihan Pangandaran sebagai lokasi acara dianggap tepat. Selain menyimpan semangat silaturahmi, suasana wisata di pesisir selatan Jawa Barat memberikan kesempatan bagi peserta untuk menyegarkan pikiran setelah padatnya aktivitas.
Dari kebersamaan inilah lahir semangat baru. Para anggota BPD sepakat melangkah bersama, memperkuat kapasitas desa, dan mewujudkan cita-cita besar: Desa Mandiri untuk Jawa Barat yang Istimewa.






























































