BeritaDesa.co.id – Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, meraih penghargaan sebagai daerah tercepat dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Penghargaan ini diberikan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sulawesi Selatan yang digelar oleh Desa Bersatu bersama dengan 8 organisasi desa lainnya di Makassar pada Sabtu, 26 April 2025.
Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, memberikan apresiasi kepada Kabupaten Takalar yang telah berhasil membentuk Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desanya, sebanyak 110 koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di 86 desa dan 24 kelurahan. Capaian ini menjadikan Takalar sebagai kabupaten pertama di Sulawesi Selatan yang menyelesaikan 100% pembentukan koperasi tersebut.
“Saat ini di Indonesia baru 29,8 juta masyarakat yang berpartisipasi sebagai koperasi atau kurang dari 10 % dari jumlah penduduk indonesia. Olehnya itu, Saatnya kita banggitkan koperasi setelah sudah 27 tahun tidur, ini eranya kebangkitan ekonomi rakyat berbasis gotong royong” Jelasnya.
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif nasional yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan mengentaskan kemiskinan ekstrem. Setiap koperasi diwajibkan memiliki tujuh unit usaha pokok, termasuk pengumpul produk pertanian, gerai sembako, gerai obat, bengkel, unit usaha simpan pinjam, klinik desa, dan cold storage.
“Kita berharap dengan pembentukan Kopdes Merah Putih ini membawa dampak yang signifikan dan dapat mensejahterakan masyarakat dan membangkitkan ekonomi desa” pungkas Menteri Koperasi.

Baca Juga: Pemerintah Genjot Pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih, Ini Juknis dan Dasar Hukumnya…
Sementara itu, Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan bahwa setelah menerima instruksi dari Presiden, pihaknya segera membentuk tim untuk mempercepat pembentukan koperasi di seluruh desa.
Langkah-langkah yang diambil meliputi pembentukan aspek legal koperasi, pengurus koperasi, keanggotaan, penentuan lokasi, serta inventarisasi kebutuhan dan infrastruktur.
Dengan potensi agromaritim yang dimiliki, seperti rumput laut, jagung, dan padi, adanya Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan dapat mengoptimalkan hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kabupaten Takalar adalah daerah agromaritim dan memiliki banyak potensi alam yang bagus, kami ada rumput laut, jagung, padi dan produk pertanian lainnya. Jika potensi ini kita sinergikan dengan koperasi maka produk takalar akan banyak dikenal oleh orang luar dengan perkembangan media sosial sehingga dapat membangkitkan ekonomi desa” ungkap Bupati Takalar.
Keberhasilan Kabupaten Takalar dalam melaksanakan program ini menunjukkan komitmen dan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis koperasi.






























































