
JAKARTA : Kerja sama perdagangan Indonesia dan Pakistan mencatat capaian baru melalui penandatanganan tujuh nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan nilai transaksi bisnis mencapai Rp75 miliar. Kesepakatan tersebut difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Islamabad dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
Penandatanganan berlangsung dalam acara Makan Siang Bisnis dan Upacara Penandatanganan Perjanjian di Kluwih Heritage, Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Banten, pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan perwakilan perusahaan Indonesia dan Pakistan untuk menjajaki sekaligus memperkuat peluang kerja sama perdagangan dan investasi.
Acara dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Letjen TNI (Purn) Chandra W. Sukotjo, M.Sc. Momentum ini menjadi bagian dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperluas jejaring bisnis internasional dan mendorong peningkatan transaksi perdagangan bilateral.
Dubes RI untuk Pakistan, menegaskan bahwa kerjasama ini menekankan pentingnya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi kedua negara melalui fasilitasi pertemuan langsung antarpelaku usaha.
“Penandatanganan tujuh MoU dalam rangkaian TEI 2026 ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan kemitraan bisnis yang lebih luas sekaligus mendorong tindak lanjut konkret atas peluang kerja sama yang telah teridentifikasi,”ujarnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi Rabu, (22/10/2026).
Fasilitasi tujuh MoU tersebut, tambah dubes, mencerminkan upaya KBRI Islamabad dalam menghubungkan pelaku usaha kedua negara. Melalui forum bisnis ini, perusahaan Indonesia dan Pakistan memperoleh kesempatan untuk membangun komunikasi langsung, bertukar informasi mengenai kebutuhan pasar, serta mengidentifikasi peluang kerja sama komersial, tegasnya.
Selain memperluas perdagangan produk dan jasa, pertemuan tersebut membuka ruang penjajakan investasi dan kemitraan bisnis jangka panjang. Interaksi langsung antarpelaku usaha juga diharapkan dapat membangun kepercayaan serta memperkuat pemahaman mengenai potensi pasar masing-masing negara.
Kehadiran forum bisnis dalam rangkaian TEI 2026 menjadi salah satu upaya untuk mengubah pertemuan dagang menjadi kesepakatan yang dapat ditindaklanjuti. Dengan dukungan fasilitasi diplomatik, pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan hubungan bisnis yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Dorong Realisasi Kesepakatan
Penandatanganan tujuh MoU dengan nilai transaksi Rp75 miliar menjadi langkah awal bagi pengembangan kerja sama antara perusahaan Indonesia dan Pakistan. Realisasi kesepakatan tersebut akan menjadi aspek penting untuk memastikan peluang yang telah dibangun dapat berkembang menjadi aktivitas bisnis konkret.
KBRI Islamabad berkomitmen melanjutkan komunikasi dengan komunitas bisnis dan para pemangku kepentingan terkait guna memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. “Kita diharapkan dengan adanya Kerjasama ini dapat membuka peluang perdagangan yang lebih luas dan memberikan manfaat bagi dunia usaha Indonesia maupun Pakistan,”pungkasnya.








































































