BeritaDesa.co.id – Pada tanggal 23 Maret 2025, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sumatera Selatan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dengan tema “Memperkuat Peran BPD dalam Pembangunan Desa yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing”. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD ABPEDNAS Sumatera Selatan, para Ketua dan Anggota BPD se-Sumatera Selatan, serta perwakilan dari pemerintah daerah dan sektor swasta.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK, IPU, dalam sambutannya menekankan pentingnya Rakorda ini sebagai langkah strategis menuju RAKERNAS ABPEDNAS, yang menargetkan 1000 peserta dari unsur BPD se-Indonesia. Ia menginstruksikan jajaran DPD Sumatera Selatan untuk segera melakukan audiensi dengan pemangku kepentingan guna mendapatkan dukungan penuh dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Untuk mencapai target ini, kita harus bersinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, kementerian terkait, maupun sektor swasta. Segera siapkan proposal teknis guna mendapatkan sponsorship dan dukungan, serta bentuk kepanitiaan lokal dan pusat agar perencanaan berjalan dengan baik,” ujar Indra Utama.
Program Strategis untuk Pemberdayaan Desa
Dalam kesempatan tersebut, Indra Utama juga menyoroti pentingnya menghadirkan pembicara-pembicara kunci dalam Rakernas yang akan membahas program strategis seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dengan mendorong ekonomi desa melalui program pangan bergizi untuk masyarakat, Ketapang (Ketahanan Pangan Desa) sebagai solusi ketahanan pangan berbasis desa untuk kemandirian pangan, KOPDES MP (Koperasi Desa Merah Putih) untuk membangun ekonomi desa berbasis koperasi yang mandiri, dan Program 2 Juta Rumah di Pesisir dan Pedesaan demi mewujudkan perumahan bagi masyarakat desa.
“Seluruh program ini adalah upaya nyata untuk memperkuat desa sebagai pilar pembangunan nasional,” tambahnya.
Dukungan Penuh terhadap Program DPP ABPEDNAS
DPP ABPEDNAS juga mengajak seluruh DPD dan anggota BPD untuk aktif mendukung program-program unggulan organisasi, seperti KTA ABPEDNAS sebagai identitas resmi anggota BPD dan akses ke berbagai program organisasi, program umroh bersama ABPEDNAS sebagai bentuk penghargaan bagi anggota berprestasi, dan program sarjana desa untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di desa.
Rakorda ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan strategis dalam memperkuat peran BPD di tingkat daerah maupun nasional. “Mari kita bersatu, berinovasi, dan bekerja sama demi kemajuan desa di Indonesia,” pungkas Indra Utama.

























































