
JAKARTA : Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel 22 perusahaan bermodal asing yang tercatat dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Tindakan tersebut dilaksanakan pada 26 Agustus hingga 8 September 2026, dengan total luas lahan yang disegel mencapai 6.033,85 hektare.
Berdasarkan data yang dihimpun redaksi hingga Senin, 19 Oktober 2026, perusahaan tersebut terdiri atas sembilan perusahaan bermodal Malaysia, 10 perusahaan bermodal Singapura, dua perusahaan yang dikaitkan dengan Inggris, dan satu perusahaan yang dikaitkan dengan Hong Kong.
Sebagian besar lahan yang menjadi sasaran penyegelan berada di Pulau Kalimantan. Data yang tersedia menunjukkan bahwa sekitar 79 persen wilayah kebakaran terkonsentrasi di pulau tersebut. Sementara itu, perusahaan bermodal Malaysia dan Singapura mencakup sekitar 95 persen dari total luas lahan yang tercatat.
Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan luas lahan tersegel terbesar, yakni 1.561,24 hektare. Posisi berikutnya ditempati Kalimantan Timur dengan 1.244,81 hektare dan Kalimantan Tengah seluas 1.183,15 hektare.
Penyegelan juga dilakukan di sejumlah wilayah lain, meliputi Lampung seluas 758,88 hektare, Kalimantan Selatan 740 hektare, Sumatera Selatan 505,86 hektare, Kalimantan Utara 28 hektare, serta Riau 11,91 hektare.
Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap kawasan yang berkaitan dengan penanganan karhutla. Namun, penyegelan tidak serta-merta membuktikan bahwa setiap perusahaan telah dinyatakan bersalah. Penetapan tanggung jawab masing-masing perusahaan perlu mengacu pada hasil pemeriksaan dan keputusan resmi pihak berwenang.
Berikut Daftar Perusahaan yang Disegel
Perusahaan bermodal Malaysia
- PT Tasnida Agro Lestari, berlokasi di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, dengan grup atau pemegang saham PT Golden Land Gemilang.
- PT Suryabumi Tunggal Perkasa, berlokasi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan grup atau pemegang saham Eagle High/FIC Properties.
- PT United Agro Indonesia, berlokasi di Kapuas, Kalimantan Tengah, dengan grup atau pemegang saham Genting Group.
- PT Globalindo Agung Lestari, berlokasi di Kapuas, Kalimantan Tengah, dengan grup atau pemegang saham Genting Group.
- PT Jaya Mandiri Sukses, berlokasi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan grup atau pemegang saham Eagle High/FIC Properties.
- PT Sandika Natapalma, berlokasi di Ketapang, Kalimantan Barat, dengan grup atau pemegang saham Minamas Plantation.
- PT Menteng Jaya Sawit Perdana, berlokasi di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dengan grup atau pemegang saham Kuala Lumpur Kepong Group.
- PT Budidaya Agrolestari, berlokasi di Ketapang, Kalimantan Barat, dengan grup atau pemegang saham Minamas Plantation.
- PT Bulungan Citra Agro Persada, berlokasi di Bulungan, Kalimantan Utara, dengan grup atau pemegang saham TSH Resources Berhad.
Perusahaan bermodal Singapura
- PT Bumisubur Lestaritani, berlokasi di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan grup atau pemegang saham Tan Phwe Leng.
- PT Baratselatan Makmur Investindo, berlokasi di Mesuji, Lampung, dengan grup atau pemegang saham keluarga Goh.
- PT Lajuperdana Indah, berlokasi di Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, dengan grup atau pemegang saham Indointernational Green Energy.
- PT Mitra Karya Sentosa, berlokasi di Ketapang, Kalimantan Barat, dengan grup atau pemegang saham First Resources Ltd.
- PT Gunung Madu Plantations, berlokasi di Lampung Tengah, Lampung, dengan grup atau pemegang saham Kuok Investments (SG).
- PT Limpah Sejahtera, berlokasi di Ketapang, Kalimantan Barat, dengan grup atau pemegang saham First Resources Ltd.
- PT Arjuna Utama Sawit, berlokasi di Katingan, Kalimantan Tengah, dengan grup atau pemegang saham First Borneo Group.
- PT Nabatindo Karya Utama, berlokasi di Barito Selatan, Kalimantan Tengah, dengan grup atau pemegang saham Bumitama Agri Ltd.
- PT Bumipratama Khatulistiwa, berlokasi di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan grup atau pemegang saham Wilmar International Ltd.
- PT Kebun Ganda Prima, berlokasi di Sanggau, Kalimantan Barat, dengan grup atau pemegang saham Salim Ivomas–Indoagri Ltd.
- Perusahaan yang dikaitkan dengan Inggris dan Hong Kong
- PT Sasana Yudha Bhakti, berlokasi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan afiliasi yang dicantumkan sebagai REA Kaltim Plant dari Inggris.
- PT Teguhkarsa Wanalestari, berlokasi di Bengkalis, Riau, dengan afiliasi yang dicantumkan sebagai SRS Capital Ltd. dari Hong Kong.
- PT Rea Kaltim Plantation, berlokasi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan afiliasi yang dicantumkan sebagai Makasar Investment dari Inggris.
Data tersebut memuat nama perusahaan, lokasi operasional, dan afiliasi usaha berdasarkan informasi yang diberikan. Verifikasi terhadap dokumen resmi tetap diperlukan untuk memastikan jumlah perusahaan, status penyegelan, hubungan kepemilikan, serta luas lahan yang tercatat dalam penanganan karhutla.











































































