
Buku Suara dari Tenggara karya literasi daerah yang menjadi objek lomba resensi Rumah Pena di Tanah Bumbu.
BATULICIN : Rumah Pena menggelar kompetisi resensi buku Suara dari Tenggara dengan total hadiah Rp10 juta. Lomba ini terbuka bagi seluruh warga Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, tanpa batasan usia, melalui dua kategori, yakni tulisan resensi dan video pendek.
Pendaftaran dibuka mulai 25 Oktober hingga 25 November 2026. Peserta dapat mengikuti salah satu atau kedua kategori tersebut tanpa dipungut biaya.
Ketua Rumah Pena, Andrianto Mokodompit, melalui Sekretaris Rumah Pena, Puja Mandela, Minggu (25/10/2026) mengatakan kompetisi ini bertujuan memperluas jangkauan pembaca buku Suara dari Tenggara, yang sebelumnya diluncurkan oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.
Menurutnya, buku tersebut memuat berbagai persoalan literasi di daerah yang perlu diketahui masyarakat luas. Melalui kompetisi ini, Rumah Pena berharap semakin banyak masyarakat tertarik membaca sekaligus memahami tantangan literasi yang diangkat dalam buku tersebut.
“Harapannya, makin banyak orang yang membaca dan memahami isi buku ini, karena Suara dari Tenggara memuat banyak cerita dan problematika literasi daerah. Kalau mau tahu apa itu literasi dan beragam tantangannya, buku ini penting dibaca oleh semua orang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, panitia menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta. Setiap karya harus orisinal, merupakan hasil pemikiran sendiri, serta tidak mengandung plagiarisme dan tidak menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Karya yang pernah diikutsertakan atau memenangkan kompetisi lain juga tidak diperbolehkan.
Untuk kategori tulisan, peserta wajib membuat resensi sepanjang 800–1.500 kata dalam bahasa Indonesia. Naskah harus dilengkapi nama dan biodata singkat penulis, kemudian dikirim dalam format PDF dengan nama berkas Judul Resensi_Nama Lengkap.
Sementara itu, kategori video mengharuskan peserta membuat konten berdurasi 1–3 menit. Video harus memuat pandangan kritis atau analisis terhadap buku, bukan sekadar merangkum cerita maupun isi bacaan.
Peserta kategori video wajib mengunggah karyanya melalui Instagram Reels menggunakan akun publik. Peserta juga harus menandai akun @rumahpenaofficial, mencantumkan nama lengkap dan asal daerah pada keterangan unggahan, serta menyertakan tagar #SuaraDariTenggara, #ResensiSuaraDariTenggara, dan #RumahPenaBeraksi.
Panitia menyediakan hadiah bagi tiga pemenang di setiap kategori. Juara pertama akan memperoleh Rp2,5 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Dengan demikian, total hadiah untuk kedua kategori mencapai Rp10 juta.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, mekanisme pengiriman karya, dan ketentuan lomba dapat diperoleh melalui akun Instagram @rumahpenaofficial. Masyarakat yang belum memiliki buku Suara dari Tenggara atau membutuhkan informasi pendaftaran dapat menghubungi Andi Utari Putri melalui nomor 0823-3077-9239.
Melalui kompetisi ini, Rumah Pena berharap buku Suara dari Tenggara tidak hanya dibaca, tetapi juga menjadi bahan refleksi dan diskusi masyarakat mengenai perkembangan serta berbagai tantangan literasi di daerah.










































































