
PANGKALAN BUN : Aksi perampokan bersenjata menyasar Toko iPhone Tren di Jalan A Yani Kilometer 13, Desa Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (30/10/2026) malam. Dua pelaku yang diduga membawa senjata api berhasil membawa kabur 13 unit ponsel, satu jam tangan pintar, serta uang tunai lebih dari Rp2,5 juta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.51 WIB, ketika penjaga toko bernama Tita Ayu Widian Pratama sedang bersiap menutup tempat usahanya. Kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor matik Yamaha Mio berwarna hitam dengan bagian depan merah dan tanpa pelat nomor.
Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiharto, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan korban, kedua pria tak dikenal itu langsung masuk ke dalam toko dan mengambil sejumlah telepon genggam yang dipajang di etalase.
Korban yang saat itu sedang seorang diri tidak berdaya menghadapi aksi kedua pelaku. Salah seorang di antaranya diduga mengancam korban menggunakan senjata api sehingga tidak berani melakukan perlawanan.
Sebanyak 13 unit ponsel kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna putih. Pelaku juga mengambil satu unit jam tangan pintar dan uang tunai sebesar Rp2.543.000 yang tersimpan di laci meja kasir.
Aksi perampokan tersebut terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman terlihat kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor sebelum masuk ke toko dan menggasak barang-barang dagangan.
Salah seorang pelaku terlihat mengenakan topeng serta jaket kombinasi kuning dan hitam dengan postur tubuh kurus. Sementara pelaku lainnya mengenakan helm.
Setelah berhasil menguasai barang-barang tersebut, keduanya langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi menuju jalan raya.
Agung mengatakan, polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Petugas juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku.
“Saat ini petugas kami sudah turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari saksi-saksi. Kami juga tengah memburu para pelaku yang identitas dan ciri-cirinya sudah mulai dikantongi,” ujarnya.
Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi kedua pelaku juga beredar di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku.














































































