
SAMPIT : Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengungkap dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di kawasan Jalan Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial H yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan.
Dari lokasi pengungkapan pada pekan kedua Oktober 2026, polisi menyita barang bukti BBM bersubsidi berupa Pertalite dan solar dengan jumlah keseluruhan mendekati satu ton. BBM tersebut diduga dikumpulkan melalui praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan distribusi bahan bakar bersubsidi.
Kasatreskrim Polres Kotim AKP Sugiharso melalui Kasi Humas Polres Kotim, Iptu Edi Walujo, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia mengatakan, tersangka H diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan di kawasan Jalan Panjaitan.
“Benar, pengungkapan kasus ini dilakukan pada pekan kedua Oktober lalu di kawasan Jalan Panjaitan, Kecamatan Ketapang. Ada satu orang tersangka berinisial H yang sudah kami amankan dan saat ini menjalani penahanan,” ungkap Edi, Rabu (04/11/2026).
Mengingat jumlah barang bukti yang hampir mencapai satu ton, penyidik turut mempertimbangkan aspek keamanan dalam penyimpanannya. Untuk sementara, seluruh BBM hasil penyitaan tersebut dititipkan di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
“Untuk barang bukti saat ini dititipkan di salah satu SPBU. Karena jumlahnya hampir satu ton dan BBM merupakan bahan yang mudah terbakar, sehingga perlu tempat penyimpanan yang lebih aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Sementara itu, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kotim masih mengembangkan kasus tersebut. Polisi menelusuri asal-usul BBM yang disita sekaligus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan praktik penimbunan tersebut.
Pengembangan perkara ini diharapkan dapat mengungkap rantai distribusi BBM bersubsidi yang diduga disalahgunakan serta memastikan pertanggungjawaban pihak-pihak yang terbukti terlibat.













































































